Info : Motif Keramik Lantai Untuk Interior - Eksterior

Saat ini para konsumen dimanjakan dengan berbagai macam produk interior dan eksterior, salah satunya adalah lantai keramik. Lantai keramik yang jaman dulu berkesan monoton (warna dan tekstur), saat ini muncul berbagai jenis motif dan tekstur yang lebih variatif, salah satunya adalah keramik motif batuan dan kayu.
Beberapa contoh motif ada dalam gambar berikut :
Keramik motif batu pipih sedang
Keramik motif batu pipih sedang
Keramik motif batu sirih warna
Keramik motif batu sirih warna
Penggunaan motif  keramik batu dan serat kayu ini bisa dipasang didinding ataupun lantai, di teras untuk mendukung suasana taman ataupun di kamar mandi untuk memperkuat kesan alami dan kesegaran.


Keramik motif batu pipih besar dof
Keramik motif batu pipih besar dof
Keramik motif batu pipih besar kilap
Keramik motif batu pipih besar kilap
Keramik motif batu pipih sedang hitm putih
Keramik motif batu pipih sedang hitm putih


Keramik motif batu bulat sedang
Keramik motif batu bulat sedang
Keramik motif batu pipih besar
Keramik motif batu pipih besar
Keramik motif batu bulat campur
Keramik motif batu bulat campur
Keramik motif kayu
Keramik motif  serat kayu
Ada juga keramik motif batu dan serat kayu kombinasi yang lebih sesuai dipasang untuk keramik lantai, seperti gambar di bawah ini.
Keramik motif batu bulat kecil kombinasi serat kayu
Keramik motif batu bulat kecil kombinasi serat kayu
Keramik motif batu bulat kecil kombinasi
Keramik motif batu bulat kecil kombinasi

Keramik motif batu pipih sedang kombinasi serat kayu
Keramik motif batu pipih sedang kombinasi serat kayu
Keramik motif batu bulat kecil kombinasi
Keramik motif batu bulat kecil kombinasi


Contoh gambar diatas hanyalah sebagian kecil dari motif keramik lantai yang ada di pasaran untuk memperkuat interior eksterior rumah anda.
Share:

Info : Pilihan Jenis Dan Bahan Genteng

Sebagaimana kita ketahui, penutup atap merupakan komponen vital pada sebuah bangunan, sehingga semua menginginkan sebuah atap yang kokoh dan kuat serta dapat berfungsi dengan baik, yang dapat melindungi pemilik rumah dari panasnya terik matahari ataupun tembusnya air hujan. 
Untuk itulah pemilihan material dalam menentukan jenis material atap / genteng harus dipikirkan dengan matang. Yang perlu diperhitungkan juga ialah masalah konstruksinya dan harganya. Karena semakin berat jenis material bahan penutup atap, semakin dibutuhkan kekuatan yang lebih pada penyangganya / rangka atap, yang tentunya berhubungan dengan kebutuhan budgetnya semakin besar. Jika anda berencana menggunakan rangka atap baja ringan galvalum, dapat membaca artikel kami tentang Standar pengerjaannya.
Untuk itulah perlu kiranya Anda mengetahui beberapa jenis material penutup atap ditinjau dari segi bahannya, diantaranya :


  1. Atap Genteng Metal – Bentuknya berupa lembaran, menyerupai bahan seng. Genteng tersebut ditanam di balok gording/reng dari rangka atap (kuda-kuda), menggunakan baut.. Ukuran yang tersedia bervariasi, 60-120cm (lebar), dengan ketebalan 0.3mm dan panjang antara 1.2-12m. Terdapat dua macam/jenis ; metal polos warna dan metal pasir warna.
    Genteng metal pasir warnah merah
    Genteng metal pasir warnah merah
  2. Atap Genteng Tanah Liat - Bahan untuk atap ini dari dulu telah banyak digunakan pada rumah. Genteng ini terbuat dari bahan tanah liat dan bakar serta dipress. Cara pemasangannya tidaklah jauh berbeda dgn genteng lainnya. Dengan pengawasan yang benar, makan system ini sangat kuat akan terpaan angin, curah hujan tinggi. Genteng yang terbuat dari tanah liat ini membutuhkan rangka dalam pemasangannya. Genteng jenis ini, awal digunakan masih akan merembeskan air hujan. Genteng dapat dipasang dengan kemiringan tertentu. Genteng menerapkan system saling mengunci dan mengikat atau system yang disebut pemasangan inter-locking.
    Aneka jenis genteng tanah liat
    Aneka jenis genteng tanah liat
  3. Atap Genteng Aspal – Bahan material yang ini terbuat dari campuran bahan aspal dan unsur bahan kimia lainnya. Ada juga model lain yang sudah tersedia di pasaran. Misalnya, model datar yang bertumpu pada papan multipleks ditempel dengan sekrup. Untuk keamanan maka genteng bahan aspal ini juga  dilem ke papan. Model lainnya, ialah model bergelombang, model ini cukup disekrupka pada balok gording kuda-kuda.
    Genteng aspal flat
    Genteng aspal flat
  4. Atap Genteng Kaca - Jenis seperti ini diterapkan hanya pada bagian-bagian tertentu saja pada rumah. Jika pemilik rumah menghendaki sinar matahari pada ruangan tertentu atau titik tertentu, maka digunakan genteng kaca ini. Biasanya tidak dipasang di depan rumah, sebab tidak cocok. Ukuran dari genteng kaca ini sama standarnya dengan genteng model lainnya.
    Aneka jenis genteng kaca
    Aneka jenis genteng kaca
  5. Atap Genteng Keramik – Jenis ini terbuat dari keramik sesuai dengan namanya, tapi sebelumnya telah melalui proses finishing glazur, agar tampak lebih bagus dan lebih tahan terhadap cuaca. Jenis ini tersedia di pasaran dengan beragam ukuran dan warna. Pengaplikasiannya cocok sekali untuk atap balkon. Genteng ini dipasang bertumpu di rangka beton, kayu, baja berat ataupun baja ringan.
    Aneka jenis genteng keramik
    Aneka jenis genteng keramik
  6. Atap Dak Beton - Ini terbuat dari bahan kombinasi cor betan dan tulangan besi. Banyak digunakan di rumah-rumah jaman sekarang, seperti model rumah minimalis, desain rumah modern, gedung perkantoran dan lainnya. Dak beton ini sangat kuat terhadap cuaca. Akan tetapi sangat beresiko terhadap infiltrasi/masuknya air hujan pada pri-pori dak beton, mengakibatkan sisi bawah dak beton menjamur. Untuk hal Konstruksipun, jenis ini sangat kuat jika pelaksanaan pembuatannya mengikut standar yang berlaku untuk sebuah dak beton.
  7. Atap Lembaran - Bisa berupa seng gelombang, asbes gelombang, spandek, trimdek ataupun ondulin. 
  8. Atap Kain Terpal – Umumnya hanya digunakan pada atap sebuah balkon, atau cocok juga diterapkan untuk atap sebuah jendela. Terbuat dari bahan kain terpal serta plastik padat yang elastis. Jenis ini bertumpu pada kerangka besi yang sudah dibentuk sesuai dengan keinginan. Dikuatkan atau ditempel dengan menggunakan baut dan sekrup tembus dinding supaya dapat menempel kuat. Keunggulan lainnya adalah systemnya yang mudah untuk dibongkar pasang.

Jenis mana yang lebih cocok untuk rumah Anda? bisa dipertimbangkan dengan matang dan baik.
Share:

Info : Data Awal Survey dan Perencanaan Rangka Atap Galvalum

Sebelum pekerjaan rangka atap di mulai, Anda bisa mulai memesan kebutuhan atap baja ringan agar ketika waktunya sudah pada posisi pemasangan Ring balok rata air untuk tumpuan struktur baja ringan selesai.

Anda bisa mengontak kami melalui nomor kontak di bawah posting ini, silahkan telpon, sms, email, chating WA ataupun WA.


Kami memerlukan data gambar Rencana Atap, untuk kami gunakan sebagai dasar perhitungan struktur atap baja ringan / galvalum.  Data awal yang Anda wajib sertakan adalah :


2.    Sudut atap (tergantung jenis genteng/penutup atap)
3.    Over stek / over hang (kelebihan genteng / atap dari sisi luar tembok)
4.    Luas datar ruangan
5.    Jenis penutup atap / genteng
6.    Beban lain (misalkan Anda hendak memakai Water Heater/solar heater/pemanas air tenaga matahari termasuk lampu gantung, untuk data analisa pembebanan struktur)
7.    Atur waktu untuk buat janji dengan kami untuk survey lapangan


Catatan : 

Pemasangan rangka baja ringan hanya sampai pada pekerjaan rangka atap, tidak termasuk pemasangan genteng atau aluminium foil.

Share:

Info : Mengenal Bentuk Dasar Atap Rumah

Atap karya melayani borongan pekerjaan pembuatan atap menggunakan material baja ringan galvalum ataupun baja berat WF dan besi CNP.
Sebagai informasi tentang bentuk atap, secara umum terdapat lima macam bentuk dasar atap, yaitu :
1.      Atap Flat/Datar, adalah bentuk paling sederhana dari sebuah atap. Atap flat ini tidak benar-benar datar, melainkan memiliki sudut kemiringan yang rendah dibawah 15 derajat, contohnya pada kanopi rumah. Rangka atap pada atap flat juga sederhana, hanya menggunakan sistem gording/tumpuan langsung ataupun kremona, tergantung kebutuhannya. Material atap flat bisa menggunakan kayu atau baja ringan galvalum profil C yang single ataupun dibox atau menggunakan besi CNP atau hollow. Penutup atap menggunakan jenis lembaran lebar : spandek, ondulin, genteng metal, asbes gelombang, polycarbonat dan kaca.


Atap flat/datar
Atap flat/datar
2.      Atap Pelana, merupakan bentuk atap yang paling banyak digunakan karena proses pembuatan relatif sederhana dan tidak memakan biaya yang terlalu besar dibandingkan jenis atap jurai/limas. Sebagaimana tampak dalam gambar, atap pelana jika dipandang dari satu sisi tampak seperti persegi panjang, dari sisi lain tampak seperti segitiga karena terdapat tembok gewel. Jenis atap pelana ini bisa menggunakan talang ataupun tidak. Untuk deretan bangunan rumah yang model kopel dengan gewel menghadap depan, bisa menggunakan atap dalam. Istilah umum atap pelana yang digunakan karena mirip dengan fungsi pelana kuda. Sisi miring atap pelana sebagian besar aplikator atap menyebut sebagai sayap. Sudut atap rata-rata 15-45 derajat.Material rangka atap bisa menggunakan kayu, baja ringan galvalum ataupun besi CNP. Penutup atap bisa menggunakan berbagai jenis genteng, mulai spandek, ondulin, genteng metal, asbes gelombang, seng gelombang, genteng keramik, genteng tanah liat, genteng cor, tergantuing dari sudut/kemiringan rencana atap anda.
Atap pelana variasi ketinggian gewel
Atap pelana variasi ketinggian gewel
Atap pelana variasi over reng
Atap pelana variasi over reng
3.      Atap Limas/Jurai, bentuk dasar atap menyerupai limas. Bentuk atap limas jika dilihat dari beberapa sisi berbentuk segitiga jika jarak tumpuan atap bagian bawah sama, dan ujung atap/puncak atap bertemu di titik nol. Jika bentuk ruangan memanjang, maka pada sisi lainnya akan membentuk segitiga terpancung. Sudut atap rata-rata 30-45 derajat. Material rangka atap bisa menggunakan kayu, baja ringan galvalum ataupun besi CNP. Penutup atap bisa menggunakan berbagai jenis genteng, mulai spandek, ondulin, genteng metal, asbes gelombang, seng gelombang, genteng keramik, genteng tanah liat, genteng cor, tergantuing dari kebutuhan anda.
Atap lumas/Jurai tampak depan
Atap lumas/Jurai tampak depan


Deretan rumah dengan atap limas/jurai
Deretan rumah dengan atap limas/jurai
4.      Atap Gergaji, disebut demikian karena jika dilihat dari satu sisi seperti membentuk rangkain gigi gerjaji. Bentuk ini sebenarnya mirip setengah dari bentuk atap pelana/ satu sisi sayap atap yang berjejer dan berangkai dengan bangunan lain. Biasanya digunakan untuk gedung/bangunan yang rapat, menggunakan talang dalam pada sisi terbawah atap.
5.      Atap Joglo, banyak digunakan pada bangunan / rumah lama (kuno) dan tempat ibadat. Secara umum bentuk dasar sama dengan atap limas/jurai dengan penambahan jurai atas. Kelebihan jenis ini biasanya memiliki ruang udara yang cukup besar karena lebih cocok digunakan untuk ruang bangunan yang luas. Ada jua jenis atap joglo : ada yang menggunakan sokoguru (tiang penyangga) dan ada yang tidak. Jika tidak menggunakan sokoguru kontruksi harus benar-benar diperhitungkan tingkat kekuatannya.  Sudut atap rata-rata 30-45 derajat. Material rangka atap bisa menggunakan kayu balok, baja ringan galvalum kontruksi kremona atupun kuda-kuda penuh, baja berat WF kombinasi besi CNP sebagai gording. Penutup atap bisa menggunakan berbagai jenis genteng, mulai spandek, ondulin, genteng metal, asbes gelombang, seng gelombang, genteng keramik, genteng tanah liat, genteng cor, tergantuing dari kebutuhan anda.
Atap joglo dengan sokoguru
Atap joglo dengan sokoguru

Atap joglo tanpa sokoguru
Atap joglo tanpa sokoguru

Masih ada lagi bentuk atap yang  bersifat regional/kedaerahan atau bentuk khusus, misalnya atap Gedung MPR, rumah adat Batak, rumah Tongkonan Toraja dan lain-lain.
Bentuk dasar atap rumah dan bangunan
Bentuk dasar atap rumah dan bangunan
Demikianlah macam-macam bentuk atap yang ada, Anda tinggal memilih yang sesuai dengan keinginan, budget serta kekuatan strukturnya.
Share:

Info : Inilah Kegunaan Aluminium Foil Pada Atap

Aluminium foil adalah salah satu material yang paling sering dan banyak digunakan sebagai pelengkap rangka atap baja ringan.
Aluminium foil buble dan polos
Aluminium foil buble dan polos

Fungsi pemasangan aluminium foil pada rangka atap baja ringan adalah :
1.     Menolak / mengurangi radiasi dari matahari hingga 97 %. Di siang hari biasanya suhu di dalam ruangan atau rumah biasanya lebih panas, itu disebabkan perpindahan radiasi panas di bagian atas atap, pindah ke bagian bawah atap. Aluminium yang dipasang di bawah genteng berfungsi memantulkan kembali radiasi matahari tersebut, sehingga suhu di dalam ruangan lebih sejuk.
2.     Jika terjadi kebocoran pada atap, aluminum foil berfungsi menghalangi aliran air tersebut, sehingga air tidak langsung masuk ke dalam ruangan.
3.     Aluminium foil mempunyai bahan kemurnian 99,45 %, plastik tahan robek dari polyethylene, tidak merambatkan api jika terjadi korslet atau hubungan pendek, reduksi suara hingga 6 db, dan titik leleh hingga 310 derajat celcius.



Tipe aluminium foil
Tipe aluminium foil yang beredar di pasaran adalah :
1.     Single side adalah lapisan yang hanya satu sisi, sehingga hanya akan terlihat mengkilap di bagian atas tetapi buram di bagian bawah.
2.     Double side lapisan yang mengkilap ada pada atas dan bawah alias dua sisi. Kelebihan dari aluminium double side adalah mampu menolak radiasi lebih efektif dan lebih kuat jika dibanding dengan single side.

Lapisan Aluminium Foil
Aluminium foil ada yang menggunakan lapisan kertas atau ada juga bahan plastik. Karena bahan plastik tidak cepat robek maka aluminium dengan bahan plastik biasanya lebih mahal.
Pada rangka atap baja ringan, aluminium foil dipasang dengan cara dijepit diantara reng dan kaso baja ringan, dan bisa dilakukan sebelum atau bersamaan dengan pemasangan reng.

Pemasangan aluminium foil yang baik adalah dengan pemasangan yang rata, karena dengan permukaan yang rata akan lebih efektif menolak radiasi panas matahari, dan menghalangi air apabila terjadi kebocoran, sehingga air tidak langsung jatuh ke bawah, sesuai dengan kemiringan atap.

Teknik Pemasangan aluminium
Pemasangan aluminium foil
Pemasangan aluminium foil
Teknik Pemasangan aluminium foil adalah menempatkan diantara reng dan profil C (dijepit) dengan penarikan yang rata, dimulai dari sisi bawah atas sampai pada ujung wuwungan. Penarikan harus dilakukan dengan secukupnya agar tidak merusak/merobek alumunium foil,. Gunakan reng jenis sisi yang ada lipatannya, kalau tidak akan berakibat pada mudah sobeknya aluminium terkena sisi reng.

Share:

Tips : Cara Mudah Menghitung Luas Atap Rumah

Cara Mudah Menghitung Luas Atap Rumah Membangun rumah ataupun merenovasi rumah bukanlah hal yang mudah. Anda selaku pemilik akan berusaha menyesuaikan antara bentuk, material dan disain rumah yang Anda impikan dengan budget / ongkos yang Anda sediakan / rencanakan.
Alangkah baiknya jika Anda bisa menghitung sendiri volume / luasan per item pekerjaan sehingga Anda bisa memprediksi anggaran dengan lebih tepat.
Salah satu contoh, misalkan Anda ingin merenovasi atap, berapa luasnya? Berapa dana yang dibutuhkan?
Berikut adalah tips praktis menghitung luasan atap bangunan untuk atap flat, limas, pelana dan perisai :
1.       Anggap atap rumah sebagai atap flat datar
Misalnya sebagai contoh, rumah Anda memiliki ukuran 7m x 12m (ukuran lunas /tembok terluar) dan Anda menginginkan overstek / overhang ( atap yang dilebihkan panjangnya dari tembok terluar) sebesar  0.8 m pada keempat sisinya, maka perhitungan luasan atapnya adalah sebagai berikut:
= (lebar + overstek) x (panjang + overstek)          
= (7 + 1.6)m x (12 + 1.6)m
= (8.6m x 13.6m)
116.96 m2
2.       Jika atap rumah Anda jenis pelana/perisai/limas
Anda dapat menggunakan rumus berikut :
Kebutuhan luasan atap =[(lebar + overstek) x (panjang + overstek)]/ Cos (z)
dimana : z adalah sudut kemiringan atap
Contoh rumah dengan ukuran 7m x 12m dan overstek atap 0.8m
Sedang sudut kemiringan atap 30 derajat.
Maka perhitungan luasan atapnya adalah sebagai berikut :
= ((7 + 1.6)m x (12 + 1.6)m) / (Cos 30)
= (8.6m x 13.6m) / (Cos 30)
= 116.96 m2 / 0.866 ……..(= perhitungan dari poin 1 diatas dibagi cos 30)
135.06 m2
3.       Menghitung budget  / anggaran yang harus Anda siapkan
Untuk rangka atap baja ringan (galvalum), harga umum minimal 115 ribu dan maksimal 135 ribu per meter persegi (rangka atap saja belum termasuk genteng), sehingga bisa Anda perhitungkan besaran dana yang disiapkan :
-          Budget minimal = 115.000 x 135.06 = Rp 15.531.900,-
-          Budget maksimal = 135.000 x 135.06 = Rp 18.233.100,-
Demikian cara mudah menghitung kebutuhan rangka atap berkaitan dengan anggaran yang harus Anda siapkan.


Share:
Back to Top